Gempa Kolumbia bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026).

Wahana TV

Rabu, 12 Agu 2026 11:50 WIB

Wahana TV | Gempa Menimpa Negara Asal Pablo Escobar

Wahana-TV , Bogota , Kolombia -
Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang
wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026).
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kuat
di Kolombia mencapai 132 orang,
sementara 570 lainnya mengalami luka-luka,
lapor stasiun televisi Caracol
mengutip data terbaru pemerintah.

Sebelumnya, pihak berwenang Kolombia menyatakan 111 orang tewas dan 87 lainnya mengalami luka-luka.

Menurut informasi awal, gempa tersebut merusak 1.575 bangunan tempat tinggal dan 61 di antaranya hancur total. Bangunan yang mengalami kerusakan mencakup 18 fasilitas kesehatan, 52 institusi pendidikan, 18 ruas jalan, dan tujuh bandara.

Menurut Caracol, situasi terparah terjadi di Pereira dan wilayah lain di kawasan Coffee Axis, serta di District Valle del Cauca dan Choco.

Jumlah korban tewas dan korban luka masih terus diperbarui seiring berlanjutnya upaya penyelamatan.


Gempa meluluhlantakkan sejumlah kota di Kolombia, di antaranya Cali, Pereira, Quibdo, dan Manizales. Pusat gempa berada di San Jose Del Palmar, Departemen Chocó (setingkat provinsi), yang berjarak sekitar 400 kilometer dari ibu kota Bogota.

Gempa yang berpusat di darat ini berkedalaman 107 kilometer. Getaran gempa juga terasa di negara tetangga Kolombia, seperti Ekuador, Panama, dan Venezuela.

Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella telah menetapkan status darurat untuk mempercepat penyaluran dana pemulihan pascagempa dan menyatakan akan mengunjungi lokasi bencana. Gempa merusak ribuan bangunan, di mana sebagian di antaranya roboh total.

Media Kolombia, The City Paper Bogota, melaporkan, guncangan terasa kuat di sebagian besar wilayah Kolombia. Di Kota Cali, kepulan debu beterbangan akibat runtuhnya sejumlah bangunan. Di kota Manizales, orang-orang berlarian keluar dari gedung saat bangunan berguncang dan puing-puing berjatuhan.

Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin pagi. (10/8) malam waktu Indonesia. Pakar mengungkap gempa tersebut dipicu deformasi di dalam Lempeng Nazca yang menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa terjadi pada pukul 19.34.27 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki magnitudo 7,4 dengan kedalaman 95 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 4,93 derajat Lintang Utara dan 76,06 derajat Bujur Barat, tepatnya di darat sekitar 3 kilometer barat laut El Aguila, Kolombia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi dalam lempeng samudra yang menunjam (intra-slab)," kata Wijayanto dalam keterangannya, Senin (10/8).

Analisis mekanisme sumber BMKG menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust fault.

Wijayanto memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

emerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkap kondisi terkini warga negara Indonesia (WNI) seusai gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 7,4 mengguncang Kolombia. Kemlu mengungkap semua WNI dalam kondisi aman.

"KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman," kata Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah dilansir kantor berita Antara, Selasa (11/8/2026).

Kemlu menyatakan KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan para WNI di wilayah terdampak. KBRI juga menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan.

Gempa dahsyat yang mengguncang Kolombia berpusat di wilayah Choco, sekitar 280 km dari Bogota, dan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah negara itu, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague. Kemlu menyampaikan pemerintah Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional dan membentuk Pos Komando Terpadu untuk koordinasi penanganan serta penilaian kebutuhan di wilayah terdampak.

KBRI Bogota pun mengimbau semua WNI di Kolombia tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, dan menjaga komunikasi dengan KBRI Bogota. Dalam kondisi darurat, para WNI di Kolombia dapat menghubungi hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.





#shortvideo #newsupdate #news #newshorts #newsheadlines #newslive #newsupdates #news24 #beritahariini #beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #berita #beritaupdate #beritapolitik #beritaterbaru #viral #viralnews #viralreels #viralvideo #viralshorts #viralvideos #viral_video #wahananews #wahanatv #edukasikonsumen #shortvideo #shortsvideo #autobiography #tokohnasional #podcastshow #podcast #podcastclips #podcasts #podcasting #podcastlife #podcastshorts #podcaster #podcastclip #viral #viralnews #viralreels #viralvideo #viralshorts #viralshort #viralvideos #viral_video

Tag:

9061706. Shortvideo Newsupdate NEWS Newshorts Newsheadlines Newslive Newsupdates News24 Beritahariini Beritaterbaru Beritaterkini Beritaviral Berita Beritaupdate Beritapolitik Beritaterbaru Viral Viralnews Viralreels Viralvideo Viralshorts Viralvideos Viral_video Wahananews Wahanatv Edukasikonsumen Shortvideo Shortsvideo Autobiography Tokohnasional Podcastshow Podcast Podcastclips Podcasts Podcasting Podcastlife Podcastshorts Podcaster Podcastclip Viral Viralnews Viralreels Viralvideo Viralshorts Viralshort Viralvideos Viral_video Edukasikonsumen Shortsvideo Beritaterbaru Berita Beritaviral Beritahariini Beritaterkini Wahanatv Wahananews Newvideo News24 Newslive Newsheadlines Newstoday Newstatus Newshorts Newsupdate NEWS NEW Viral_video Viralvideos Viralshort Viralshorts Viralvideo Viralreels Viralnews Viral Shortvideo Wahana News Wahana Tv
Video Lainnya