UANG 28 MILIAR MILIK GEREJA, DIGELAPKAN EKS KEPALA KAS BANK BNI

Wahana TV

Jumat, 17 Apr 2026 10:10 WIB

Wahana TV | UANG 28 MILIAR MILIK GEREJA, DIGELAPKAN OLEH KEPALA KAS BANK BNI

Kabar mengejutkan datang dari lingkungan Gereja Katolik Paroki Aeknabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera utara. Dana gereja yang mencapai sekitar Rp28 miliar diduga hilang dari simpanan deposito di Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat.

Dari Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa, dana tersebut sebelumnya disimpan dalam bentuk deposito bank. Namun saat pihak gereja hendak melakukan penarikan dana, mereka dikabarkan tidak dapat mencairkannya karena saldo yang dimaksud diduga tidak ditemukan sebagaimana mestinya.

Peristiwa ini pun menimbulkan tanda tanya besar di kalangan jemaat. Hingga para jemaat gereja tersebut melakukan aksi massa untuk mempertanyakan kejelasan dana tersebut dan meminta penjelasan dari pihak bank mengenai keberadaan uang tersebut.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polisi pada 26 Februari lalu, dengan bukti laporan, LP/B/327/II/2026. Setelah Diselidiki lebih lanjut, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Rahmat Budi Handoko mengatakan, pihaknya telah menetapkan satu orang sebagai tersangka. Adapun yang ditetapkan sebagai tersangka ialah Andi Hakim Febriansyah, mantan kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, dibawah naungan cabang Bank BNI Rantauprapat.

“Kalau benar uang sebesar itu bisa hilang dari bank, masyarakat tentu bertanya-tanya. Lalu di mana lagi tempat yang benar-benar aman untuk menyimpan dana?” ujar salah seorang warga yang mengikuti perkembangan kasus ini.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang rinci dari pihak Bank BNI Indonesia terkait kabar hilangnya dana tersebut. Sementara itu, pihak gereja dan jemaat berharap persoalan ini dapat segera ditelusuri secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian publik di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, mengingat dana yang dipersoalkan mencapai puluhan miliar rupiah dan menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan.

Masyarakat pun berharap pihak berwenang dapat segera melakukan penelusuran dan klarifikasi agar persoalan ini menjadi terang, serta memastikan keamanan dana milik masyarakat yang disimpan di lembaga keuangan.


Sumber : Akun Facebook (Rudi Salam Sinulingga & Ernawati Pandiangan)

#wahananews #wahanatv #beritaterkini #berita #beritahariini #beritaviral #beritaterbaru #edukasikonsumen #ekonomi #perbankan #bank

Tag:

Pandiangan) Wahananews Wahanatv Beritaterkini Berita Beritahariini Beritaviral Beritaterbaru Edukasikonsumen Ekonomi Perbankan BANK Perbankan Ekonomi Edukasikonsumen BANK Sumatera Nasional Bandung Jakarta LiveReport Liputan BeritaHariIni Kronologi Indonesia TrendingNews UpdateBerita BeritaTerbaru Viral BeritaTerkini Wahana News Wahana Tv
Video Lainnya