Wahana TV | Serangan ini disebut dengan istilah Tufan al-Aqsa (Banjir al-Aqsa) sejak pagi pada 7 Oktober 2023.
Yang bertepatan dengan perayaan Simchat Torah dan Hari Sabtu (Sabat) yang merupakan hari suci bagi agama Yahudi.
Awal serangan dimulai pada pagi sekira pukul 06.30 waktu setempat dengan peluncuran roket yang cukup banyak.
Roket-roket tersebut menyasar kota-kota besar di Israel seperti Yerusalem, Rishon Lezion, Beer Sheva, dan Rehovot.Dari ribuan roket yang diluncurkan, Israel berusaha menahan luncuran tersebut dengan sistem pertahanan Iron Dome yang berada di wilayah mereka.
Meski demikian, tetap saja terjadi beberapa ledakan hingga Israel memutuskan menyalakan sirene darurat untuk peringatan warganya.
Disebutkan oleh Komandan Brigadir Izuddin al-Qassam, serangan ini merupakan balasan bagi Israel karena menistakan Masjid al-Aqsa.
Ia menyerukan seluruh kekuatan untuk mengusir penjajah hingga menghancurkan tembok-tembok yang dibuat oleh Israel.Selain meluncurkan roket, Hamas juga melakukan penetrasi lain melalui jalan yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya.
Salah satunya menggunakan paragliding untuk bisa masuk ke wilayah yang lain yang dikuasai Israel.
Dalam video terlihat beberapa orang pasukan hamas membawa tas besar seperti kipas angin raksasa di punggungnya.
Mereka kemudian membentangkan parasut setelah mengecek arah angin menggunakan semprotan khusus.
Begitu kipas dinyalakan, para pasukan ini lantas terbang beriringan menuju titik yang dituju.
Di sana, mereka langsung melakukan penyergapan ke wilayah Israel.
Dalam video lain, terlihat pula Hamas sudah berhasil menguasai titik-titik krusial yang sebelumnya diduduki Israel.
#hamas #palestina #israel #gaza #wahananews #wahanatv

Begini Cara Hamas Masuk ke Wilayah yang Dikuasai Israel
Wahana TV
Kamis, 12 Okt 2023 20:13 WIB
Tag: